Ternyata Ini Faktor Penyebab Anak 2 Tahun Belum Bisa Bicara

Anak 3 Tahun Belum Bisa Bicara
Sebagai orang tua tentu wajib hukumnya memberikan solusi bila memiliki anak 2 tahun belum bisa bicara, tidak hanya itu juga berlaku sama bagi orang tua yang memiliki anak 3 tahun belum bisa bicara atau hanya bisa mengucapkan potongan - potongan kata saja. Sebab pada usia tersebut adalah satandar pengamatan seorang anak lambat bicara atau normal. Jangan anggap sepele kasus anak lambat bicara, siapa tahu itu adalah gejala anak autis atau anak berkebutuhan khusus lain. Silahkan baca kembali tabel perbandingan kemampuan fungsi reseptif dan fungsi ekspresif berdasarkan usia anak agar memiliki acuan yang jelas untuk mengoptimalkan perkembangan kemampuan berbahasa dan berbicara anak tercinta.

Anak 2 tahun belum bisa bicara atau anak 3 tahun belum bisa bicara sebenarnya juga memiliki perkembangan sosial emosional dan perkembangan IQ yang normal seperti pada anak lainnya. Untuk dapat melakukan proses berbicara diperlukan koordinasi sistem saraf motoris dan sensoris dimana organ pendengaran menjadi bagian yang sangat penting dan tentu melibatkan beberapa sistem dan fungsi tubuh, melibatkan sistem pernapasan, pusat khusus pengatur bicara di otak dalam korteks serebri, pusat respirasi di dalam batang otak dan struktur artikulasi, resonansi dari mulut serta rongga hidung. Dari data - data umum, masalah anak lambat bicara dialami sekitar 5 - 10% anak - anak usia pra sekolah dan lebih sering dialami anak laki - laki dibanding perempuan.

Penyebab Anak 2 Tahun Belum Bisa Bicara

Anak terlambat bicara dapat disebabkan banyak faktor, antara lain:
  1. Faktor Keturunan. Meskipun belum ada dasar penelitian yang dapat membuktikan kebenarannya, namun demikan anak yang terlambat bicara ternyata dipercaya memiliki riwayat faktor keturunan keluarga dengan gangguan yang sama.
  2. Faktor Interaksi dan Komunikasi. Salah satu cara mengajari anak bicara adalah dengan interaksi dan komunikasi antara orangtua dan anak. Hal ini akan merangsang anak untuk memperbanyak perbendaharaan kosa katanya. Namun demikian, masih banyak orangtua tidak menyadari jika cara berinteraksi dan berkomunikasi mereka berpengaruh terhadap perkembangan anak.
  3. Faktor Televisi. Anak yang menonton televisi terlalu lama akan memberi dampak kurang baik terhadap perkembangannya, seperti anak hanya akan sebagai penerima infromasi dari tayangan tanpa bisa mencerna dan memproses informasi yang masuk. Menonton televisi yang penuh dengan adegan kekerasan, perkelahian membuat dirinya trauma. Menonton adegan dengan gaya hidup mewah akan membuat anak meniru dan memperbanyak kosa kata negatif yang penuh dengan tuntutan - tuntutan gaya hidup.
  4. Faktor Perkembangan Otak. Adanya gangguan pada sistem koordinasi syaraf di otak yang berperan untuk menghasilkan bicara sehingga bisa menyebabkan anak 2 tahun belum bisa bicara karena ia kesulitan menggunakan bibir, lidah dan rahang untuk menproduksi suara. Gangguan tersebut antara lain, otak kekurangan oksigen, peredaran darah tidak lancar dan sebagainya.
  5. Faktor Gangguan pada Fungsi Pendengaran. Adanya gangguan pada organ dan jaringan yang berhubungan dengan fungsi pendengaran bisa disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri yang merugikan. Bila anak kesulitan mendengar, secara otomatis menyebabkan anak kesulitan berkomunikasi seperti meniru, memahami dan merespon dengan bahasa yang sudah dikuasainya.
Bila Bunda memiliki anak 3 tahun belum bisa bicara, segeralah cari jalan keluarnya jangan diam saja. Oleh karena itu biasakanlah proses interaksi dan komunikasi sejak dini sehingga anak 2 tahun belum bisa bicara dapat dicegah dan tak perlu menunggu usia 3 tahun.

Seorang aplikator produk - produk probiotik terbaik yang dapat digunakan untuk manajemen nutrisi sehat bagi anak - anak berkebutuhan khusus.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »