Tips Praktis Mengatasi Ciri Ciri Anak Autis yang Tantrum

Mengatasi Tantrum pada Anak
Tantrum, dikenal juga dengan temper tantrum adalah sebutan bagi anak yang lagi marah tak terkendali. Tantrum adalah bentuk emosi hasil energi tinggi, namun kemampuan respon syaraf otak tidak dukup mengimbangi sehingga anak yang lagi tantrum sulit untuk menyampaikan kalimat dalam mengungkapkan keinginannya. Tantrum adalah salah satu ciri ciri anak autis yang mudah diamati. Tantrum pada anak autis tidaklah mudah diatasi, kesabaran Bunda diuji untuk hal ini.

Ciri ciri anak autis yang tantrum biasanya disebabkan karena keinginannya atas sesuatu terganggu atau tidak terpenuhi. Berikut antara lain adalah beberapa kebiasaan atau ciri ciri anak autis yang lagi tantrum:
  • Memukul – mukul kepalanya atau bagian tubuh lain secara berulang. Seakan menunjukkan bahwa ia tidak dapat menyampaikan keinginannya akibat koordinasi fungsi syaraf tidak sampai pada syaraf sensorik dan motoriknya.
  • Lari – lari tak terkendali.
  • Melempar – lempar barang.
  • Berguling – guling di lantai.
  • Menendang - nendang sesuatu.
  • Menjerit dan menangis keras – keras.
  • Menjatuhkan diri ke lantai.
  • dan sebagainya.
Bunda harus rajin untuk memperhatikan karakter tantrum pada anak agar bila tanda - tanda sudah mulai muncul Bunda dapat segera mengatasinya. Berikut adalah beberapa tips mengatasi tantrum pada anak autis.

Mengatasi Tantrum pada Anak Autis

Mengatasi Tantrum pada Anak Autis

Begini cara mengatasi ciri ciri anak autis yang tantrum, antara lain:
  1. Bunda harus tetap tenang, jangan emosi, kendalikan diri.
  2. Jangan dekati anak, awasi dari jauh. Abaikan sampai kemarahannya reda.
  3. Singkirkan benda - benda berbahaya dari dekat anak.
  4. Lakukan semuanya dengan tenang, pura - pura cuek saja (walaupun sebenarnya memperhatikan).
  5. Konsisten dan jangan ikuti kemauan anak yang tidak masuk akal.
  6. Hindari memukul anak.
  7. Setelah tantrum pada anak mereda, ajaklah ngobrol dan temukan alasan kemarahannya.
  8. Peluklah ia, ini menjelaskan bahwa Bunda menyayanginya.
  9. Berilah pujian ketika tantrum sudah selesai.
  10. Alihkan perhatian anak dengan mengajaknya jalan - jalan, bermain sambil bercanda.
Ciri-ciri anak autis yang tantrum mudah untuk dipelajari untuk mencegahnya tidak terjadi di kemudian hari, namun tetap dibutuhkan kesabaran untuk mengatasinya.

Silahkan baca juga:
Ciri - Ciri Anak Autis yang Lain.
Hormon Kebahagiaan Tidak Optimal Penyebab Tantrum pada Anak Autis.

Demikian penjelasan singkat tips praktis mengatasi ciri ciri anak autis yang tantrum. Semoga bermanfaat.

Seorang aplikator produk - produk probiotik terbaik yang dapat digunakan untuk manajemen nutrisi sehat bagi anak - anak berkebutuhan khusus.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »