Umur Berapa Anak Bisa Bicara? Cara Mengajari Anak Bicara itu Kapan?

Cara Mengajari Anak Bicara
Orang tua mana yang tak cemas bila menemukan buah hatinya mengalami kasus lambat bicara. Namun sebagai orang tua yang bijak, tak perlu berlebihan merasakan kecemasan itu apalagi hingga menampakkannya pada aktivitas sehari - hari sebab justru akan berdampak negatif pada diri sendiri, seperti kepala pusing, pikiran jadi stress dan sebagainya. Lebih baik isilah waktu dengan memperkaya wawasan untuk perkembangan anak seperti mempelajari umur berapa anak bisa bicara, juga cara mengajari anak bicara dengan baik dan lain - lain.

Gangguan bahasa merupakan keterlambatan dalam sektor bahasa yang dialami oleh seorang anak. Kemampuan berbahasa merupakan suatu indikator seluruh perkembangan anak. Oleh karena itu umur berapa anak bisa bicara sangat tergantung dengan peranan penting orangtua dan lingkungan terdekat yang mengoptimalkan perkembangan bicara dan bahasa seorang anak. Kosakata anak berbanding lurus dengan jumlah kata yang didengarnya pada masa kritikal perkembangan bicaranya. Agar dapat mengetahui kapan cara mengajari anak bicara, maka terlebih dahulu kita perlu mengenal tahapan perkembangan bahasa dan bicara normal berdasarkan usia anak. Sebab jika seorang anak tidak mampu berbicara maka dapat menimbulkan kesulitan dalam berkomunikasi dan mengungkapkan perasaannya kelak.

Perkembangan Bahasa Anak

Kemampuan berbicara seorang anak dengan lainnya berbeda-beda karena sangat individual, maka umur berapa anak bisa bicara pun tidak sama antara satu dengan lainnya. Bahkan pada anak dalam satu keluarga, kemampuan perkembangan bicara dan bahasa berbeda, sehingga cara mengajari anak bicara dalam satu keluarga pun bisa jadi tidak sama. Perkembangan bahasa merupakan proses paling kompleks diantara seluruh proses perkembangan. Pada perkembangan ini dibutuhkan fungsi reseptif dan fungsi ekspresif. Fungsi reseptif adalah kemampuan anak untuk mengenal dan bereaksi terhadap seseorang, terhadap kejadian lingkungan sekitarnya, mengerti maksud mimik dan nada suara dan akhirnya mengerti kata-kata. Fungsi ekspresif adalah kemampuan anak mengutarakan pikirannya, dimulai dari komunikasi preverbal (sebelum anak dapat berbicara), komunikasi dengan ekpresi wajah, gerakan tubuh, dan akhirnya dengan menggunakan kata-kata atau komunikasi verbal.

Untuk mengetahui umur berapa anak bisa bicara dan mulai kapan cara mengajari anak bicara, berikut adalah tabel perbandingan kemampuan fungsi reseptif dan fungsi ekspresif berdasarkan usia anak.

Usia Kemampuan Reseptif Kemampuan Ekspresif
Lahir Melirik ke sumber suara
Memperlihatkan ketertarikan pada suara - suara
Menagis
2 - 4 bulan Tertawa dan mengoceh tanpa arti
6 bulan Memberi respon jika namanya dipanggil Merupakan suara yang merupakan kombinasi huruf hidup (vokal) dan huruf mati (konsonan)
9 bulan Mengerti kata - kata yang rutin di dengar (da - da) Mengucapkan ma - ma, pa - pa, da - da
12 bulan Memahami dan menuruti perintah sederhana Bergumam
Mengucapkan satu kata
15 bulan Menunjuk anggota tubuh Mempelajari kata - kata dengan perlahan
18 - 24 bulan Mengerti kalimat Menggunakan/merangkai dua kata
24 - 36 bulan Menjawab pertanyaan
Mengikuti dua langkah perintah
Frase 50% dapat dimengerti
Membentuk 3 (atau lebih) kalimat
Menanyakan “apa”
36 - 48 bulan Mengerti banyak apa yang diucapkan Menanyakan “mengapa”
Kalimat 76% dapat dimengerti
Bahasa sudah mulai jelas
Menggunakan lebih dari 4 kata dalam satu kalimat
48 - 60 bulan Mengerti banyak apa yang dikatakan, sepadan dengan fungsi kognitif Menyusun kalimat dengan baik
Bercerita
Kalimat 100% dapat dimengerti
6 tahun Pengucapan lebih jelas
Baca juga: Penyebab Anak 2 Tahun Belum Bisa Bicara

Berdasarkan tabel tersebut diatas, Bunda dapat mempelajari kembali umur berapa anak bisa bicara dan mengatur langkah demi langkah bagaimana cara mengajari anak bicara agar diperoleh perkembangan yang optimal. Tabel tersebut juga menjelaskan kapan Bunda harus mencegah agar tidak terjadi anak 2 tahun belum bisa bicara dengan normal.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »